BEI masih mengantongi 20 calon emiten dalam pipeline IPO

0
390

Reporter: Lediglich Qolbi | Publisher: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Sepanjang tahun 2020 hingga Rabu (8/4), sebanyak 21 perusahaan resmi tercatat (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut BEI, masih ada 20 perusahaan yang tertera dalam pipeline penawaran saham perdana künstlername initial public providing (IPO).

Data BEI per 8 April 2020 menunjukkan, dari 20 perusahaan tersebut, sebanyak 10 calon emiten tergolong perusahaan besar. Merujuk Gaya Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53 Tahun 2017, klasifikasi tersebut diberikan pada perusahaan yang memiliki aset di atas Rp 250 miliar.

Lalu, sebanyak tujuh perusahaan masuk klasifikasi menengah dan tiga calon emiten tergolong perusahaan kecil. Klasifikasi menengah diberikan pada perusahaan dengan aset Rp 50 miliar-Rp 250 miliar, sedangkan perusahaan kecil adalah yang beraset di bawah Rp 50 miliar.

Lihat Juga: Sepanjang kuartal I-2020, 19 emiten melantai dengan total emisi Rp 2, 74 triliun

Kemudian, apabila melihat sektor bisnisnya, jadi perdagangan, jasa, dan investasi menjadi sektor yang paling mendominasi pipeline BÖRSEGANG (ÖSTERR.) ini. Calon emiten dari bezirk tersebut mencapai tujuh perusahaan.

Sektor dominan selanjutnya adalah properti, property, dan konstruksi bangunan yang mencatatkan empat calon emiten. Untuk sektor keuangan, barang konsumsi, industri dasar dan kimia, serta agrikultur masing-masing terdiri dari dua perusahaan. Disusul oleh sektor unterbau, utilitas, dan transportasi yang berjumlah satu perusahaan.

Baca Juga: IHSG merosot 26, 56% sepanjang 2020, BEI: minat IPO masih tinggi

Selain pipeline IPO, BEI juga mencatatkan rencana penerbitan obligasi dan sukuk. Jumlahnya mencapai 17 penerbitan yang berasal dari 16 penerbit. Total nilai dana yang dihimpun mencapai Rp 23, 05 triliun.

Di samping itu, BEI juga mengantongi lima rencana penerbitan exchange-traded fund (ETF) dan satu penerbitan dana investasi real estat (DIRE) di dalam pipeline . Dalam esok hari, Kamis (9/4) jadi diselenggarakan pencatatan perdana saham tuk PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), dan PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) sebagai perusahaan tercatat ke-22, ke-23 dan ke-24 pada tahun 2020 pada BEI.