Terdampak Covid-19, okupansi hotel CLAY kurang dari 2%

0
276

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Bisnis kongsi properti dan perhotelan PT Cermin Putra Realty Tbk (CLAY) terdampak penyebaran Covid-19. Sekretaris Perusahaan CLAY, Dodon Trikoeswardana mengatakan, bisnis perhotelan saat ini tertekan dengan level okupansi hotel kurang dari 2%.

Manajemen CLAY memperhitungkan hal ini akan berlangsung tenggat Juni 2020 mendatang. Guna menahan kinerja di tengah gempuran pengaruh Covid-19, Dodon bilang, CLAY melakukan efisiensi biaya secara signifikan pada semua lini usaha agar berkecukupan bertahan dalam kondisi Covid-19.

Baca Serupa: Kinerja Protech Mitra Perkasa (OASA) masih tertekan di dalam 2019

Tersedia beberapa upaya lain yang CLAY lakukan, pertama, CLAY melakukan restrukturisasi pembayaran kewajiban ke perbankan. Lalu perseroan ini juga melakukan persetujuan pembayaran hutang ke supplier , memberlakukan shift dan unpaid leave bagi staf hotel, penghentian pekerja outsource , dan penetapan kontak lebih awal terutama untuk expatriate .

“Perusahaan juga melakukan keefisienan penggunaan lantai dan ruangan dengan digunakan untuk operasional hotel, ” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Sabtu (18/4).

Asal cakap saja, Citra Putra Realty terekam memiliki dua hotel, yakni hotel bintang lima The Stone dalam Bali dan hotel bintang 3 The Clay di Jakarta. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 ini juga tercatat sebagai pihak yang memprakarsai berdirinya The Stones Entertainment Center di Legian, Bali.

Membaca Juga: Hadapi pandemi corona, Trisula Textile (BELL) sangga pemerintah produksi APD nonmedis