Tokopedia sediakan lebih dari 190 opsi kelas untuk program kartu prakerja

0
389

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Handoyo.

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA . Tokopedia menyatakan zaman ini, telah menyediakan lebih dari 190 pilihan kelas atau pelatihan untuk mendukung program Kartu Prakerja.

Direktur Kebijakan Terbuka dan Hubungan Pemerintah, Tokopedia, Astri Wahyuni menjelaskan pilihan lembaga pendidikan sekaligus kelas atau pelatihan bisa dilihat di halaman www.tokopedia.com di bagian kartu-prakerja.

Baca Juga: Jadi mitra program Prakerja, Bukalapak buka pendaftaran pelatihan dalam periode dekat

“Berkaitan dengan program Kartu Prakerja, saya berperan sebagai marketplace atau jembatan penengah, antara lembaga pendidikan penyedia kelas atau pelatihan dengan masyarakat yang membutuhkan kelas atau pelat. Tersebut juga membuat Tokopedia memiliki ekosistem yang mendukung digitalisasi pendidikan serta dipercaya sebagai mitra platform digital resmi oleh Kementerian Koordinator Dunia Perekonomian RI untuk meluncurkan Surat Prakerja, ” kata Astri Wahyuni saat dihubungi Kontan, Minggu (19/4).

Nantinya, Tokopedia juga bertugas menyeleksi dan memverifikasi penyambut bantuan sekaligus lembaga penyedia kelas/pelatihan. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan pemerintah dapat ditanyakan langsung dengan lembaga manajemen Kartu Prakerja.

Di sisi lain, sendat Astri, masyarakat dapat memanfaatkan fitur Kartu Prakerja untuk mengakses bermacam-macam pilihan kelas/pelatihan dari beragam institusi pendidikan. Pemilihan bisa didasarkan pada materi atau kemampuan yang ingin dipelajari. Selain itu, pengguna sanggup menggunakan nomor Kartu Prakerja jadi metode pembayaran khusus dalam fitur ini.

Tokopedia tunggal menjamin pihaknya akan selalu mendaftarkan aturan berlaku, yakni bertugas menyimpan ekosistem yang menyediakan layanan dengan harga transparan dan kemudahan kanal bagi masyarakat.

Baca Juga: Ingat ya, besok pendaftaran surat prakerja gelombang II dibuka

Pengukuran output bergantung pada masing-masing kelas atau pelatihan dengan dipilih dan kapasitas para penyambut bantuan selama mengikuti kelas atau pelatihan.

“Kami harap, fitur ini bisa mendorong & memperluas akses non formal untuk masyarakat Indonesia dari berbagai dasar terutama yang terdampak pandemi COVID-19 karena di Tokopedia kami membenarkan, pendidikan yang lebih baik hendak mendatangkan kehidupan yang lebih molek, ” pungkas dia.