Hore, BNI Syariah naik kelas menjelma BUKU 3

0
390

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Akhir Maret lalu, PT Bank BNI Syariah berhasil naik kelas ke bank umum kegiatan usaha (BUKU) 3 dengan modal inti di membentangkan Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Peristiwa tersebut lantaran adanya tambahan pangkal dari induk perseroan yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 225, 59 miliar dalam bentuk no tunai pedengan inbreng aset.

“Dengan tambahan modal dari induk tersebut, simpanan inti BNI Syariah kini sudah lebih dari Rp 5 triliun dan telah menjadi BUKU 3, ” kata Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto kepada Kontan. co. od, Kamis (23/4).

Baca Juga: BNI Syariah bisa dapat likuiditas bunga Rp 217 miliar dari pelonggaran GWM

Adapun per Februari 2020, perbankan tersebut telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 32, 06 triliun dengan pertumbuhan 10, 88% (yoy) dibandingkan Februari 2020 senilai Rp 28, 92 triliun. Meski demikian, Wahyu bilang, Sejak Maret perseroan mulai lebih selektif melakukan ekspansi pembiayaan.

“Hingga kini ekspansi pembiayaan memang cukup selektif, sehingga ke depan pertumbuhan akan lebih stagnan. Kecuali di segmen pembiayaan perumahan yang masih tumbuh baik, ” lanjut Wahyu.

Selain menahan ekspansi pembiayaan, kini pula tengah fokus melakukan restrukturisasi bagi debitur terimbas Covid-19. Hingga 21 April 2020, Wahyu bilang perusahaan telah merealisasikan restrukturisasi senilai Rp 384 miliar kepada 286 debitur.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami di menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Bila berkenan, silakan manfaatkan fasilitas infak berikut ini.