Petugas PLN akan kembali sambangi sendi pelanggan untuk catat meteran listrik

0
14

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID berantakan JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara Persero) akan kembali mencatat meteran listrik secara langsung ke rumah-rumah pelanggan pascabayar untuk tagihan bulan Juni 2020.

Petugas PLN akan menyambangi panti pelanggan mulai akhir bulan itu. “Kegiatan pencatatan meteran listrik itu akan dilakukan dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan untuk mencegah transmisi virus corona, ” ujar Eksekutif Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril.

Mulai simpulan Mei ini, petugas PLN mau kembali mencatat ke rumah konsumen untuk rekening Juni. “Nantinya, aparat akan menggunakan standar alat pelindung diri (APD untuk memastikan kesamaan tagihan rekening listrik dengan penggunaan listrik oleh pelanggan, ” sah Bob dalam keterangan resmi, Selasa (19/5).

Baca Juga: IESR: Peluang PLN cetak profit dalam tahun ini berat

Selama masa pembatasan baik berskala besar (PSBB), PLN sejatinya sudah menyiapkan layanan lapor stand meter mandiri (baca meter mandiri) melalui aplikasi WhatsApp PLN dengan nomor 08122123123.

Pelanggan bisa melapor secara mandiri buat menentukan tagihan listrik yang akan dikenakan. Laporan mandiri bisa dilakukan pada tanggal 24 sampai 27 setiap bulannya. Jika laporan konsumen dinyatakan valid, PLN akan mendaulat hal itu sebagai prioritas sari perhitungan rekening listrik.

“Jadi, kalau pelanggan mengirimkan nilai stand kwh meter dan kami nyatakan valid, kami akan memakai laporan tersebut sebagai dasar perkiraan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan, ” jelasnya.

Menyuarakan Juga: Listrik gratis PLN bulan Mei masih mampu diakses disini

Jika pelangan tak mengirimkan masukan mandiri, PLN akan menggunakan rata-rata pemakaian tiga bulan sebagai pokok perhitungan rekening listrik. Pun secara pelangan yang lokasi rumah tak bisa didatangi petugas.

Efek lanjutnya, tagihan listrik pelanggan akan dilakukan penyesuaian ketika aparat melakukan pencatatan meteran ke sendi pelanggan.

Baca Juga: Cek tagihan listrik, petugas PLN bakal pakai APD ke rumah masyarakat

“Ada daerah yang ditutup karena protokol virus corona, Ini tentu kami tidak bisa melakukan pencatatan. Jika demikian kami akan menggunakan rata-rata tiga bulan sebagai dasar tagihan bon listrik, ” katanya.

Bob berharap pelanggan agar menunaikan tagihan listrik secara daring (online). Toh transaksi bisa dilakukan pada mana saja tanpa harus sampai ke kantor PLN.
Pembayaran bisa melalui ATM, internet banking, SMS banking, aplikasi dompet digital (e-wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui penggunaan E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan banyak lagi.

SOKONGAN, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah karakter kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai sokongan yang bisa digunakan berbelanja pada KONTAN Store.