IHSG menguat 1, 98%, saham zona perbankan jadi penopang

0
259

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 93, 89 pokok atau 1, 98% ke status 4. 847, 51 pada penutupan perdagangan Selasa (2/6) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data BEI, 10 movers terbesar IHSG pada hari ini adalah saham PT Bank Rakyat Nusantara Tbk (BBRI) yang menyumbang kenaikan 24, 3 poin pada IHSG, selanjutnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berkontribusi sebesar 17, 9 poin, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar 11, 5 poin, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menambah bobot 8, 6 poin.

Baca Juga: Wall Street masih menguat di tengah aksi demonstrasi AS

Selain itu, tersedia saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menambah 6 pokok, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) 4, 5 poin, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 3, 3 poin, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) 2, 4 pokok, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 2, 3 poin, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyumbang 2, 2 poin terhadap IHSG.

Analis Pertolongan Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menyatakan, melesatnya saham-saham tersebut disetir oleh faktor optimisme pasar melanda penerapan new umum .

Sementara buat saham dari sektor perbankan, Chris menambahkan, saham-saham tersebut mengalami kemajuan dalam beberapa waktu terakhir bahasa dengan kebijakan yang telah diberikan oleh pemerintah. Sehingga, harga saham-sahamnya juga cenderung menjadi menarik.

“Karena memang saham-saham perbankan memberikan porsi yang cukup gembung terhadap kenaikan IHSG, juga pemerintah belakangan ini memberikan stimulus ke perusahaan-perusahaan perbankan, ” kata Chris kepada Kontan. co. id, Selasa (2/6).

Baca Juga: Menghadap penerapan new normal, sejumlah emiten LQ45 revisi target bisnis

Penerapan new normal , sambung Chris, menjadi katalis positif lantaran kira-kira kegiatan usaha akan kembali berlaku dan ekonomi secara perlahan balik berjalan. Sehingga penyaluran kredit selalu dapat mulai dilakukan.

Dia menilai, saham sektor perbankan seperti BBTN, BBRI, BMRI, BBNI, saham dari telekomunikasi yakni TLKM, dan saham dari sektor konsumer seperti ICBP masih memiliki daya kembali menguat.

Dari saham-saham yang menjadi pendorong IHSG, Chris menilai saham BBTN, ICBP, serta TLKM masih menarik untuk dikoleksi karena belum naik secara signifikan. Dia memasang target nilai untuk BBTN senilai Rp satu. 100 per saham, kemudian ICBP dengan target harga Rp 10. 000, dan TLKM target kehormatan Rp 3. 500.

Baca Juga: IHSG melesat 1, 98%, pelonggaran PSBB menjadi katalis nyata

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas serta bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang mampu digunakan berbelanja di KONTAN Store.