Marah besar, China: Tudingan Amerika soal pencurian vaksin tak masuk kacau

0
256

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID – BEIJING . Juru bicara kementerian luar jati China Hua Chunying menegaskan, zaman ini China memimpin dunia di mengembangkan kandidat vaksin virus corona baru. Itu sebabnya, merupakan hal yang “tidak masuk akal” buat menuduh China mencoba mencuri vaksin AS melalui serangan cyber.

Melansir China Daily , Hua membuat pernyataan itu pada konferensi pers harian pada hari Jumat sebagai tanggapan terhadap klaim jaksa agung Amerika Serikat William Barr pada keadaan Kamis.

Baca Juga: Hampir 100 juta warga China gawat tak bisa masuk ke Amerika, Beijing: Konyol!

Pada saat itu, Barr mengutarakan bahwa peretas yang terkait secara Tiongkok telah menargetkan universitas & perusahaan Amerika dalam upaya untuk mencuri IP yang terkait secara perawatan dan vaksin coronavirus.

“Kami memiliki peneliti utama. Kami tidak perlu mencuri buat mencapai posisi terdepan, ” logat Hua.

Baca Juga: Peretas Rusia dituding mencuri data vaksin Covid-19 milik Inggris, AS dan Kanada

Dia menambahkan, tim peneliti telah melangsungkan banyak tugas untuk mengembangkan lima jenis vaksin, dan calon vaksin Cina dengan hak kekayaan pandai independen telah memasuki uji klinis.

Menurut sebuah buku putih China yang dirilis di Juni untuk menjelaskan upayanya di dalam memerangi Covid-19, China telah mengizinkan empat vaksin tidak aktif dan satu vaksin adenovirus untuk uji klinis saat itu.