Anita Kolopaking penuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri

0
114

Sumber: Kompas. com | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Anita Kolopaking memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pelarian Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra pada Jumat (7/8/2020).

Menurut keterangan pihak kepolisian, Anita datang pada pukul 10. 30 WIB untuk menemui penyidik di Direktorat Tindak Pidana Ijmal Bareskrim Polri. “(Tersangka Anita) muncul memenuhi panggilan penyidik tadi tanda 10. 30, ” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dihubungi Kompas. com, Jumat.

Anita merupakan pengacara atau kuasa hukum Djoko, narapidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, saat mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2020 silam. Pemeriksaan ini adalah panggilan kedua terhadap Anita.

Baca Selalu: Jokowi rombak susunan Pemulihan Ekonomi Nasional, ini sekapur ekonom Indef

Pada panggilan perdananya untuk diperiksa sebagai tersangka pada Selasa (4/8/2020), Anita tak datang lantaran tersedia keperluan. Sementara itu, penyidik pula menjadwalkan pemeriksaan terhadap Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo pada Jumat hari ini.

Prasetijo yang juga telah ditetapkan sebagai simpulan dalam kasus yang sama kini mendekam di Rutan Salemba bagian Bareskrim Polri. “Iya (BJP PU diperiksa) Jumat bersamaan dengan seruan kedua Anita, ” kata Penasihat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo kala dihubungi Kompas. com, Rabu (5/8/2020).

Prasetijo merupakan perwira tinggi (pati) Polri yang sudah menerbitkan surat jalan dan diduga terlibat dalam penerbitan surat kesehatan tubuh untuk Djoko Tjandra. Prasetijo telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri untuk keperluan penjagaan.

Menyuarakan Juga: Jaksa Gede merombak sejumlah pejabat eselon II

Prasetijo disangkakan Pasal 263 Ayat 1 serta 2 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 KUHP, dan/atau Pasal 221 Ayat 1 dan 2 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. Sementara itu, Anita dijerat dengan pasal berlapis. Dia disangka melanggar Pasal 263 Ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya benduan.

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com secara judul “Anita Kolopaking Penuhi Panggilan Penyidik Bareskrim Polri”

INFAK, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah karakter kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai infak yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.