Orang terkaya RI, Budi Hartono surati Jokowi tolak PSBB Jakarta

0
135

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA . Orang terkaya Indonesia Robert Sifat Hartono mengirim surat kepada Kepala Joko Widodo yang isinya menegah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa negeri provinsi DKI Jakarta akan kembali memberlakukan PSBB pada Senin 14 September 2020 mendatang karena jumlah positif Covid-19 meningkat. Selain tersebut, Anies juga beralasan bahwa daya rumah sakit di DKI Jakarta sudah maksimum.

Atas pertimbangan itu, surat tertanggal 11 September 2020 tersebut, sama dengan lampirannya dilampirkan @petergontha di akun Istagramnya. “Surat Budi Hartono karakter terkaya di Indonesia kepada Kepala RI Septembe 2020, ” begitu tulis @petergontha disertai lampiran tulisan Budi Hartono, Sabtu (12/9/).

Budi Hartono menyampaikan sebesar saran. Menurut Budi Hartono, kesimpulan untuk memberlakukan kembali PSBB Jakarta tidak tepat. Alasannya, PSBB pada Jakarta telah terbukti tidak efektif menurunkan tingkat pertumbuhan infeksi pada ibu kota.

“Di Jakarta, meskipun pemerintah DKI Jakarta telah memberlkukan PSBB tingkat kemajuan infeksi tetap naik, ” tulisa surat itu.


Selain itu, kapasitas rumah lara di DKI Jakarta tetap mau mencapai maksimum kapasitasnya dengan atau tidak diberlakukan PSBB Jakarta sedang. Menurut Budi Hartono dalam tulisan itu, hal ini disebabkan kasus yang terus melaonjak.

Baca Juga: Soal PSBB Jakarta, pengusaha: Tanpa output yang memuaskan, UMKM akan mati

Karena itu, seharusnya pemerintah pembawaan dan pusat harus terus merancang tempat isolasi mandiri untuk menjalankan lonjakan kasus. Ia mengambil conoth di Port Singapur, yang membangun kapasitas kontainer isolasi ber-AC buat mengantisipasi lonjakan kauss yang perlu mendapatkan penanganan medis.

Menurutnya, fasilitas seperti ini dapat diadakan dan dibangun dalam masa waktu singkat, atau kurang daripada dua minggu, karena memanfaatkan kontainer yang ada, sehingga tidanggal mencantumkan AC dan tangga.

Mengutip Kompas. com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan buat kembali memperketat pemberlakukan kebijakan Penyekatan Sosial Berskala Besar.

Baca Juga: Saham-saham yang berpotensi tertekan bila PSBB jilid II diterapkan

Langkah itu diambil untuk menekan angka penularan PSBB di kawasan DKI Jakarta yang meningkat tajam beberapa keadaan terakhir.

Menurut Anies, jika keputusan yang dia tutur sebagai kebijakan ‘rem darurat’ itu tak diambil, fasilitas kesehatan pada Jakarta terancam kolaps.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda hendak menambah semangat kami untuk menghadirkan artikel-artikel yang berkualitas dan berguna.

Sebagai ungkapan terimakasih berasaskan perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.