Jakarta PSBB, Wijaya Karya (WIKA) & Dian Swastatika (DSSA) optimistis kejar target

0
13

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Pembatasan sosial berskala tinggi (PSBB) kembali diberlakukan di Jakarta, usai kenaikan kasus Covid-19 di masa PSBB transisi. Namun, pemberlakuan PSBB kali ini diprediksi tidak akan memberi tekanan yang bertambah dalam lagi bagi emiten konstruksi.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Mahendra Wijaya menjelaskan untuk PSBB bagian II ini konstruksi termasuk zona dalam pengecualian. Artinya, proses pengoperasian teknis proyek dilapangan masih menggunakan protokol yang sama saat PSBB transisi, sehingga diproyeksikan tidak tersedia proyek yang mengalami hambatan bertambah atau kemunduran yang lebih lama dari target.

“Jadi proyek di DKI Jakarta masih berjalan sesuai dengan yang disepakati bersama pemberi kerja, cocok protokol Covid-19 yang ditetapkan, ” jelas Mahendra kepada Kontan. co. id, Senin (14/9).

Di tengah kondisi saat ini, WIKA masih optimistis untuk melacak target perolehan kontrak baru sebesar Rp 21, 3 triliun. Pada mana sampai dengan akhir Agustus 2020 WIKA telah mengantongi persetujuan baru sebesar Rp 5, dua triliun. Dus, total order book yang digarap WIKA saat ini sebesar Rp 81 triliun.

Baca Selalu: PSBB Jakarta diprediksi memberi tekanan yang sama bagi emiten konstruksi

“Untuk tender saat ini mutlak kita mengikuti dengan nilai kira-kira Rp 15 triliun dan sedang berproses, ” jelasnya.

Sebelumnya, WIKA menyampaikan bahwa emiten konstruksi pelat merah ini masih percaya diri dapat mencetak kemampuan yang positif memasuki kuartal 3 hingga akhir 2020, berdasarkam progres pengerjaan proyek strategis nasional dengan masih on track. Hingga kuartal III-2020 WIKA masih menggarap 11 proyek strategis nasional (PSN).

Dari 11 proyek tersebut, ada sembilan PSN yang telah menyentuh progres pengerjaan di atas 50% yaitu Jalan Tol Kunciran – Cengkareng, Jalan Tol Serang Panimbang, Jalan Tol Cisumdawu, Pelabuhan Patimban, Terminal Kijing, Bendungan Cipanas, Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin, serta PLTU Sulsel Barru 1×100 MW.

WIKA juga optimistis bisa mengembalikan ritme bisnis di pusat tantangan Covid-19 dan penilaian daripada sebagian pihak terhadap peningkatan efek WIKA.

Sementara itu emiten energi dan infrastruktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyampaikan pada periode Agustus 2020, pandemi Covid-19 tidak memberikan konsekuensi apapun pada kinerja. Sebab operasional dilapangan tetap berjalan, di sisi lain pembatasan kegiatan dilakukan hanya di kantor pusat.

Untuk bisnis ketenagalistrikan, selain menjaga stabilitas operasional di IPP PLTU Sumsel-5 dan IPP PLTU Kendari-3, saat ini DSSA juga pokok merampungkan pembangunan IPP PLTU Kalteng-1.

“IPP PLTU ini diharapkan akan dapat beroperasi di kuartal IV-2020, ” jelas Sekretaris Perusahaan DSSA Susan Chandra pada Kontan. co. id, Senin (14/9).

DSSA, lanjut Susan, akan terus menganalisa setiap peluang investasi baru di bisnis gaya. Namun saat ini, DSSA belum mengambil keputusan untuk melakukan investasi baru yang spesifik.

PEMBERIAN, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah watak kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai sokongan yang bisa digunakan berbelanja pada KONTAN Store.