Ongkos tes virus corona dengan GeNose UGM ditaksir hanya Rp 400 per tes

0
45

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN. CO. ID -JAKARTA. Pemerintah telah menetapkan patokan harga atas tes deteksi corona atau Covid-19 PCR ataupun polymerase chain reaction .

Lewat Tulisan Edaran No 02. 02/I/3713/2020, Departemen Kesehatan menetapkan harga batasan bayaran tertinggi tes PCR untuk menjumpai corona atau Covid Rp 900 ribu.

Patokan nilai deteksi corona atau Covid-19 PCR ini berlaku untuk seluruh rumahsakit.

Meski harga dasar tertinggi ini jauh lebih murah ketimbang harga tes-tes deteksi PCR saat awal corona atau covid-19 muncul, tetap saja tes secara PCR secara mandiri ini terhormat mahal.

Inovasi media deteksi PCR atas virus corona atau Covid-19 terus dilakukan. Lupa satu yang memantik perhatian ialah alat deteksi corona atau Covid-19 buatan Universitas Gajah Mada (UGM) yakni GeNose.

Saat ini GeNose masih dalam uji diagnostic di 9 rumah kecil di Indonesia. Jika lolos, GeNose ditaksir akan mampu memangkas tarif periksa PCR, salah satunya untuk deteksi virus corona atau Covid-19.

Selain itu, “GeNose juga mendeteksi dengan cara lebih enak, tak perlu ditusuk jarinya, tak perlu diambil ludahnya, pas dengan embusan nafas terdeteksi pasti atau tidak kita negatif corona atau Covid-10, ” ujar Gajah Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek) BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam Konferensi Universal Hukum dan HAM Senin (26/10).

Bambang menyebut, jalan ini merupakan salah satu pembaruan anak bangsa di tengah pandemi corona atau covid-19.

Selain lebih mudah dipakai, imbalan pemeriksaan antara lain virus corona atau Covid-19 ini dengan GeNose juga akan lebih terjangkau dipadankan dengan alat tes corona yang lain. Sebagai gambaran, Bambang menyebut nilai alat deteksi corona atau Covid-19 ini tak mahal yakni sekitar Rp 40 juta. Dengan harga segitu, “Bisa dipakai 100 seperseribu pengujian dengan hasil di kisaran 2 menit, ” ujar Jelas.

Dengan pembelian atau investasi alat deteksi corona atau Covid-19 Rp 40 juta mengikuti kemampuan mendeteksi 100. 000 (100 ribu), ini artinya biaya penyeliaan alat deteksi corona ini Rp 400 per orang.

Jika lolos uji, alat ini kata Bambang akan berguna untuk banyak industri, perkantoran dan usaha lain. Perusahaan bisa mendeteksi pekerja dengan biaya lebih murah, mudah dengan hasil cepat. “JIka dites hasil aman silakan (masuk kantor). Jika tidak, jangan kerja, ” ujar Bambang.

Jelas mengatakan, biaya Rp 40 juta untuk 100 ribu pengujian itu sangatlah murah. Harga Rp 400 perak untuk sekali uji, jauh lebih murah dari alat rapid test lainnya.

Jelas menyebut, Desember 2020 diharapkan GeNose lolos uji diagnostic dan bisa disebarkan ke banyak sektor.

Saat ini, GeNose pusat dalam proses uji diagnostik di 9 rumah sakit. Targetnya, GeNose memiliki sensitivitas  lebih dari 97 obat jerih dalam deteksi virus corona ataupun Covid-19.

Adapun 9 rumah sakit yang terlibat di uji diagnostic RSUP Dr Sardjito; RSPAU Hardjolukito; RS Bhayangkara DIY; RSLKC Bambanglipuro; RSA UGM, RST Soetarto; RST Soedjono di Magelang Jawa Tengah; RSUD Syaiful Anwar di Malang Jawa Timur serta RS Bhayangkara Jakarta.

DANA, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah watak kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai sedekah yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.