PTPN V serahkan bantuan pengembangan usaha sawit Rp 600 juta pada Kampar

0
432

KONTAN. CO. ID – PEKANBARU . PT Perkebunan Nusantara V menyerahkan bantuan pengembangan usaha sebesar Rp600 juta kepada para pengrajin besi yang tergabung dalam bagian koperasi bersama (KUB) Bina Hebat Bersama Rumbio Jaya Steel pada Kabupaten Kampar, awal pekan itu.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V Jatmiko K Santosa mengatakan pihaknya mempercayakan 100% peralatan panen untuk melaksanakan aktivitas perkebunan kelapa sawitnya dengan produk buatan para pengrajin tukul di Kabupaten Kampar, Riau.

“Untuk kegiatan perkebunan di PTPN V, kita mempercayakan Rumbio Jaya Steel sebagai satu-satunya pemasok peralatan panen. Saat ini 100 komisi alat panen kita merupakan produksi dari Pandai Besi yang ada di Kampar, ” kata Jatmiko dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (24/12).

Ia menjelaskan terdapat sejumlah pertimbangan perusahaan perkebunan sawit dan longgar yang mencatatkan kinerja positif sepanjang 2020 ini untuk mempercayakan logistik pertanian mereka kepada Rumbio Jaya Steel (RJS). Ia berkata, faktor utamanya adalah karena kualitas bahan panen yang efisien.

Jatmiko berkata, sejak PTPN V mempercayakan peralatan panen sawit ke RJS senilai Rp1, 6 miliar pada Februari 2020 lalu, penuh perusahaan menggunakan produk pandai besi Kampar mulai dari Aceh hingga Kalimantan.

Baca Juga: Perkuat Bisnis Sawit, Holding PTPN Berniat Kinerja Perusahaan Membaik

“Selain itu, PTPN V terus berusaha meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam melayani usaha perusahaan agroindustri sawit serta karet milik negara tersebut. Semakin tinggi TKDN, maka akan semakin berkontribusi positif dengan perekonomian keluarga, ” kata dia.

Saat ini, produk peralatan pertanian RJS telah menembus pasar daerah yang memiliki areal perkebunan sawit besar di Indonesia, seperti Kalimantan dan Aceh.

Arahan KUB Bina Jaya Bersama RJS, Desrico, mengatakan setiap bulan usahanya tersebut mendapatkan pesanan tetap had 5. 000 unit peralatan pertanian seperti egrek, gancu, dodos, serta lain sebagainya ke Pulau Kalimantan.

“Kepercayaan yang dikasih PTPN V membuat perusahaan perkebunan sawit, terutama swasta juga mempercayakan produk peralatan panen mereka ke kita. Kami sangat berterimakasih dengan PTPN V atas kepercayaannya. Efek kepercayaan PTPN V luar normal, ” ujar Desrico.

Desrico juga menyampaikan bahwa masa ini mereka tengah berusaha memajukan kapasitas produksi. Rencana itu mendapat dukungan dari PTPN V dengan menyerahkan bantuan modal usaha sebesar Rp600 juta kepada KUB Mendirikan Jaya Bersama RJS.

Editor: Handoyo.