Saham-saham ini sensitif terhadap pergerakkan kehormatan emas, begini rekomendasi analis

0
27

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA. Kilau harga komoditas emas diproyeksikan bakal memudar tahun ini. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Maryoki Pajri Alhusnah menilai, seiring dengan pulihnya ekonomi di berbagai Negeri akan menekan harga logam klasik ini.

“Dengan akan dimulainya vaksinasi ini, dan bila vaksinasi tersebut berjalan dengan piawai, maka akan membuat harga aurum tertekan di tahun 2021, ” ujar Maryoki kepada Kontan. co. id, Jumat (8/1).

Melansir Bloomberg, Per Jumat (8/1) harga emas berjangka buat kontrak Februari 2021 berada di level US$ 1. 910 bohlam troy ounces , naik dari realisasi harga di akhir tahun 2020 yakni US$ 1. 895 per troy ounces . Sementara sepanjang 2020, harga logam mulia ini menguat 21, 86%.

Baca Juga: Donald Trump akui kekalahan, IHSG diprediksi menguat pada Senin (11/1)

Dalam sisi lain, penguatan emas turut mengerek harga saham emiten yang memiliki bisnis tambang emas. Bagian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) misalnya, yang sepanjang tahun lulus menguat 131, 43% dan dinobatkan menjadi saham pertambangan logam tercuan.

Saham emiten pembuat emas lainnya, yakni PT Langgas Copper Gold Tbk (MDKA), juga melesat 127, 10% sepanjang tahun lalu.

Maryoki memberi rekomendasi jual saham Aneka Tangan dengan target harga Rp satu. 480. Berdasarkan fundamental perusahaan, saat ini harga saham ANTM sudah jauh di atas harga biasa. Dus, para investor harus waspada dengan keadaan yang semacam tersebut.

Sementara itu, untuk saham PT United Tractors Tbk (UNTR), meskipun emiten ini memiliki lini bisnis emas lewat Tangan Martabe, Maryoki menilai harga sahamnya akan lebih sensitif terhadap hati komoditas batubara.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia Ike Widiawati memperhitungkan harga emas akan lebih berpengaruh ke saham MDKA dan ANTM. Hal ini karena kedua bagian tersebut memiliki kontribusi pendapatan terbesar yang masih berasal dari barang emas.

Baca Juga: Hari pertama PPKM di Jawa-Bali, IHSG diprediksi menguat pada Senin (11/1)

“Adapun UNTR mungkin lebih kepada penjualan media berat dan aktivitas pertambangan batubara, ” terang Ike, Minggu (10/1).

Dia juga mengiyakan, harga saham MDKA dan ANTM saat ini sebenarnya sudah meninggi cukup tinggi. Namun, saham ANTM sendiri mendapat dukungan positif dibanding rencana pabrik baterai jika nantinya terealisasi.

INFAK, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah sifat kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai sedekah yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.