Prodia Widyahusada (PRDA) menyerap 54% biaya hasil IPO

0
302

Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID –┬áJAKARTA. Dana hasil initial public offering (IPO) PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) tersisa Rp 485, 65 miliar. Ini berarti serapan dana itu sekitar 54%.

Berasas keterbukaan informasi, Selasa (12/1), PRDA telah menggunakan total Rp 662, 98 miliar dana IPO. Sebesar Rp 460, 17 miliar dimanfaatkan untuk pengembangan jaringan outlet.

PRDA juga memakai Rp 115, 47 miliar untuk peningkatan kemampuan dan kualitas servis. Sedangkan sebesar Rp 87, 33 miliar perusahaan gunakan untuk pangkal kerja.

Baca Juga: Prodia (PRDA) menargetkan pemeriksaan Covid-19 berkontribusi 20% pada pendapatan 2020

Prodia menghelat IPO pada 7 Desember 2016. Kongsi ini meraup dana segar Rp 1, 22 triliun melalui gerak laku korporasi tersebut.

PRDA menempatkan sebagian besar sisa simpanan IPO ke instrumen deposito dengan rentang suku bunga 3, 5% hingga 4, 25% bertenor enam bulan. Prodia menaruh sebagian kecilnya lagi pada giro dengan kembang sebesar 5%.

Baca Juga: Permudah pemeriksaan kesehatan, Prodia (PRDA) gandeng Good Doctor

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas menjawab Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.