Melainkan Sarawak, seluruh negara bagian dalam Malaysia di bawah Kontrol Putaran corona

0
380

Sumber: Channel News Asia | Editor: S. S. Kurniawan

KONTAN. CO. ID – KUALA LUMPUR. Menteri Senior Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan pada Selasa (19/1) bahwa semua negara bagian di Malaysia, kecuali Sarawak, akan berada di bawah Perintah Kontrol Putaran (MCO).

Langkah tersebut untuk mengekang penyebaran virus corona baru yang semakin mengkhawatirkan dalam negeri jiran.

Ismail Sabri yang juga Menteri Pertahanan menyampaikan, MCO akan legal di enam negara bagian, yakni Kedah, Perak, Pahang, Terengganu, Perlis, dan Negeri Sembilan. Ini hendak efektif mulai pukul 12. 01 pada 22 Januari hingga 4 Februari.

“Prosedur proses standar MCO sama dengan saya umumkan sebelumnya. Artinya, masyarakat tidak boleh keluar, kecuali perut orang dari satu rumahtangga untuk keperluan sehari-hari, termasuk untuk kejadian darurat, ” katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip Channel News Asia.

Baca Juga: Malaysia akan mengeluarkan stimulus tambahan US$ 3, tujuh miliar untuk mendorong ekonomi

6 Negeri bagian sudah di bawah Kontrol Gerakan

Pekan lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan, lima negara bagian, yakni Penang, Selangor, Melaka, Johor, & Sabah, serta Wilayah Federal Kuala Lumpur, Putrajaya, dan Labuan berada di bawah MCO lagi selama dua minggu, dari 13 Januari hingga 26 Januari.

Kelantan kemudian ada di lembah MCO mulai 16 Januari.

Kementerian Kesehatan Malaysia mengadukan 3. 631 kasus baru virus corona pada Selasa (19/1) serta 14 kematian akibat Covdi-19. Sembilan kluster anyar juga terdeteksi, tercatat dua yang melibatkan anggota keluarga.

Sekarang, ada bertambah dari 165. 000 infeksi virus corona di Malaysia, dengan dekat 40. 000 kasus aktif. Pola perawatan kesehatan berada pada titik puncaknya, Muhyiddin menyatakan.

Keadaan darurat nasional, yang aci mulai 11 Januari hingga satu Agustus, diumumkan oleh Raja Malaysia minggu lalu untuk mengekang penyaluran virus corona.