Facebook bakal menghapus postingan menyesatkan terkait vaksin Covid-19

0
129

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA . Facebook Inc mengatakan akan memperluas daftar klaim kesehatan palsu yang dilarang dari platform tersebut buat memasukkan klaim yang tidak benar tentang vaksin secara umum, laksana racun atau menyebabkan autisme.

Perusahaan media sosial tersebut mengatakan dalam sebuah posting blog bahwa mereka meningkatkan jenis klaim palsu tentang virus corona serta vaksin, termasuk bahwa COVID-19 ialah virus buatan manusia, dan kalau vaksin itu berbahaya. Klaim semacam itu sudah dilarang dalam iklan di platform.

Facebook mengutarakan akan menghapus grup, halaman, dan akun yang berulang kali membagikan klaim yang ditolak. Perusahaan sudah memperkenalkan kebijakan yang lebih cermat untuk memerangi kesalahan informasi vaksin COVID-19 selama pandemi.

Baca Juga: Kemkominfo: 104 Hoaks perkara Covid-19 dibawa ke ranah norma

Pada bulan Desember, Facebook mengumumkan akan menghapus klaim palsu tentang vaksin COVID-19 yang telah dibantah oleh mahir kesehatan masyarakat, meskipun dalam kurang minggu terakhir laporan berita sudah mengidentifikasi halaman Facebook, grup, dan akun Instagram yang masih menyebarkan klaim palsu ini.

Facebook juga mengatakan akan membangun pengguna mengetahui di mana & kapan mereka dapat menerima vaksin virus corona.

Ini akan bermitra dengan Johns Hopkins dan AARP untuk menjangkau karakter kulit hitam, Latinx, Penduduk Asli Amerika dan orang-orang berusia di atas 50 tahun dengan konten pendidikan yang membahas kekhawatiran yang mungkin dimiliki kelompok-kelompok itu tentang vaksin baru.

Editor: Handoyo.