Home Blog Page 2

Nilai emas turun, cadangan emas bank sentral ikut berkurang

0

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 turun menjadi US$ 135, dua miliar. Penurunan cadangan devisa itu juga dipengaruhi oleh beberapa komponen cadangan devisa, salah satunya ialah emas moneter atau monetary gold .

Menurut data yang ditampilkan Special Data Dissemination Standard (SDDS) Bank Indonesia (BI), komponen emas moneter dalam Cadangan Devisa pada September 2020 tercatat sebesar US$ 4, 79 miliar atau turun 3, 81% dari posisi sebelumnya yang sejumlah US$ 4, 98 miliar.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah memandang, kemerosotan komponen monetary gold lebih disebabkan oleh penurunan harga emas yang terjadi di sepanjang bulan laporan.

“Penurunan tersebut lebih dikarenakan oleh penurunan valuasi, sehubungan gerakan harga emas, ” tegas Piter kepada Kontan. co. id, Minggu (18/10).

Baca Juga: Utang luar negeri Indonesia naik pada 2019, ekonom: Akan membengkak dalam tahun ini

Seperti yang kita ketahui, nilai emas pada bulan September tercatat turun sebesar 2, 37% mom, walau masih lebih tinggi 27, 23% yoy dari September 2019.

Akan tetapi, kemerosotan komponen ini dipandangnya tidak terlalu berpengaruh, pasalnya cadangan emas pada bank sentral sejauh ini tak banyak atau bahkan tidak pernah dimanfaatkan sebagai instrumen moneter.

Untuk itu, ia mengakui kalau ke depannya tidak ada kebutuhan bagi BI untuk merabuk cadangan emas untuk memperkokoh persediaan devisa.

Sebagai bunga informasi, komponen monetary gold tersebut merupakan persediaan emas yang dimiliki oleh otoritas moneter berupa aurum batangan yang memenuhi persyaratan universal tertentu, seperti London Good Delivery (LGD).

Selain tersebut, yang termasuk monetary gold adalah aurum murni, serta mata uang emas yang berada di dalam daerah maupun luar negeri.

Baca Juga: Utang luar negeri Nusantara tembus Rp 5. 940 triliun, ini kata staf khusus Menkeu

Otoritas moneter yang ingin menambah emas miliknya, bisa menambang emas baru ataupun membeli emas dari pasar, namun harus memonetisasi emas tersebut.

Sebaliknya, otoritas moneter serupa bisa mengeluarkan kepemilikan emas buat tujuan non moneter, tetapi kudu mendemonetisasi emas tersebut.

SUMBANGAN, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah watak kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai pemberian yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Mengapa Orang Memainkan Lotere?

0

Banyak orang bermain lotre Pengeluaran SGP untuk bersenang-senang. Banyak orang lain yang memainkannya untuk menghasilkan uang. Dan yang lain memainkannya untuk menang. Jadi mengapa begitu banyak orang melakukannya? Ada beberapa jawaban untuk pertanyaan ini.

Alasan pertama adalah karena lotere itu menyenangkan. Anda dapat memilih untuk bermain lotre demi uang, atau Anda dapat memilih untuk memainkannya untuk kesenangan. Terserah kamu. Sebagian besar waktu, orang lebih suka bermain lotre untuk bersenang-senang. Ini karena mereka bisa. Mereka tidak perlu khawatir menghabiskan seluruh waktu mereka di toko lotere, karena ketika mereka menang, maka uang tunai akan mengalir ke kantong mereka dan bukan keluar dari kantong mereka.

Alasan lain mengapa orang bermain lotre adalah karena mereka punya uang. Mereka tahu bahwa jika mereka bermain lotre, mereka akan mendapatkan sedikit sesuatu kembali. Itu mungkin salah satu alasan utama orang terus bermain.

Banyak orang juga yang bermain lotre karena takut kalah. Jika mereka kalah, maka mereka tidak punya uang. Itu pemikiran yang menakutkan. Jadi, mereka cenderung bermain lotre untuk menang. Hasilnya, mereka bisa melewati hari.

Banyak pemenang lotere jackpot menghasilkan banyak uang. Itu karena mereka beruntung. Mereka memilih jackpot dan kemudian menunggu jackpot meningkat. Beberapa dari orang-orang ini menghasilkan banyak uang.

Jadi, mengapa bermain lotre? Jika Anda menikmati permainannya, Anda tidak akan kecewa.

Salah satu alasan paling populer orang-orang bermain lotre adalah karena hal itu memberi mereka hiburan yang bagus. Jika Anda tidak suka bermain video game, Anda mungkin ingin memainkan beberapa tiket lotre.

Pengundian lotre nyata terjadi di lokasi nyata. Tidak ada yang palsu tentang mereka. Anda bisa melihat semua jenis orang menang.

Hasil imbang nyata terjadi di kota nyata. Jika Anda tinggal di A.S., maka dijamin Anda akan menikmati kesenangan dalam prosesnya.

Dengan begitu banyak alasan untuk bermain lotere, ada banyak cara untuk menang. Satu-satunya batasan adalah imajinasi Anda sendiri.

Terkadang, orang bermain untuk kalah. Ini bisa menjadi hal yang bagus. Nyatanya, banyak orang menikmati sensasi kehilangan. Dalam hal ini, hal itu dapat memberi mereka rasa pencapaian.

Orang yang memenangkan lotre besar sering memberi tahu orang lain bahwa mereka telah memenangkan banyak uang. Itu bisa memberi Anda dorongan ego. Ini dapat membantu Anda merasa bahwa Anda benar-benar mampu melakukannya dengan baik.

Jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin sedang bermain lotere, maka Anda harus memeriksa berbagai situs lotre di internet. Mereka dapat memberi tahu Anda seberapa besar peluang Anda untuk menang.

Terbitnya Omnibus Law Bikin Defisit APBN Kian Bengkak

0

Berita Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 22: 07 WIB

ILUSTRASI. ilustrasi anggaran pendapatan dan belanja negeri APBN dari menteri kementerian keuangan kemkeu kemenkeu sri mulyani indrawati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Disahkannya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) tidak saja membuat repot kalangan pekerja. Beleid kontroversial ini juga bakal merepotkan pemerintah dari sisi perkiraan.

Pasalnya, beleid sapu jagat tersebut menelurkan dua program baru yang belum difasilitasi taksiran pendapatan dan belanja Negara (APBN) 2021. Sementara anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai dua program gres tersebut tidak sedikit.

Tersebut Artikel Spesial

Cuma dengan berlangganan Rp 10. 000 selama 30 hari Anda sanggup membaca berita pilihan, independen, serta inspiratif ini.

ATAU

Reporter: Andy Dwijayanto, Havid Vebri
Editor: Havid Vebri

0. 03%

-1, 74

0. 07%

0, 57

14. 766

0, 04

Berita Terbaru Ekonomi

Indonesia sudah resesi sejak kuartal I 2020

0

Reporter: Djumyati Partawidjaja | Editor: Djumyati P.

KONTAN. CO. ID kacau JAKARTA. Ada banyak karakter yang panik melihat Indonesia menyelap dalam resesi. Tapi akan menjelma seperti apa sebenarnya kondisi perekonomian kita di tahun 2020 ini? Apakah pertumbuhan ekonomi akan mampu segera pulih di awal tarikh 2021?

Berikut tersebut wawancara khusus KONTAN denagan Adrian Panggabean Chief Economist Bank CIMB Niaga Tbk tentang kondisi ekonomi makro final, pandemik covid-19 omnibus law membangun kerja, perekonomian global dan pengaruhnya terhadap perkonomian Indonesia.

Bagaimana Anda melihat perkembangan ekonomi di Nusantara setelah di kuartal 3 ini?

Di kuartal ke-3 kalau melihat dari data-data tradisional dan data-data non tradisional, data-data non tradisional yang kami maksud itu adalah retail sales , terus kemudian penjualan mobil, penjualan motor & juga berbagai indikator lainnya.

Lalu kalau non tradisional misalnya Google Foot Mobility Index lalu observasi secara lapangan penelitian jumlah crane di beberapa kota.

Lalu kemudian melihat daripada statistik penerbangan, volume penjualan dalam SPBU, penumpang kereta api & lain sebagainya. Kuartal ke-3 tersebut memang lebih membaik dibandingkan kuartal 2, tapi tetap masih jauh dibanding kuartal 1. Artinya, perekonomian di kuartal 3 itu masih cukup dalam kontraksinya, walau tidak sedalam di kuartal 2.

Kalau berdasarkan semua masukan itu daya hitung, dengan korelasi-korelasi tertentu dengan teknik national income accounting yang biasa dilakukan, saya bertemu angka pertumbuhan di kuartal 3 itu -3, 3% YoY. Jadi pertumbuhan ekonomi -5, 3% di kuartal 2 dan 2, 97% di kuartal 1, kuartal 3 ini memang sudah improve dibandingkan kuartal 2.

Nah dengan adanya disbursement program PEN di bulan September terkait dengan berbagai macam aktivitas di funding market, saya berputar, saya melihat di kuartal 4 itu pertumbuhan ekonomi masih minus sekitar 2%. Funding market tersebut pasar pembiayaan ya, baik pada obligasi, pasar saham maupun dalam perbankan yaitu loan growth maupun deposit growth, maupun keseimbangan pada antara itu semua. Jadi overall di tahun 2020 pertumbuhan ekonominya antara -1, 9% ke -2, 1%.

Yang ke-2, kalau saya lihat dari leading economic indicator yang ada, dalam enam bulan ke depan sejak angka terakhir yaitu Agustus, pertumbuhan terakhir itu akan berada di lembah tren growth kita.

Nah kalau itu saya translate ke dalam angka, kemungkinan besar di kuartal pertama di 2021 itu kemajuan secara YoY itu sudah meyakinkan. Tetapi kalau misalnya saya terjemahkan angka itu menjadi quarter on quarter seasonally adjusted kuartal 1 2021 masih negatif angkanya. Yang berarti kita berada di dalam zona resesi akan sampai kuartal 1 2021.

Formulasi standard serta baku yang saya pergunakan sesuai ini sebetulnya memperlihatkan bahwa kita sebenarnya sudah mengalami pertumbuhan negatif secara quarter on quarter seasonally adjusted sejak kuartal ke 4 2019.

Jadi saat kuartal 1 2020, saat kita mendapatkan pertumbuhan ekonomi 2, 97% YoY itu secara quarter on quarter seasonally adjusted sudah negatif.

Bagaimana sebenarnya kita menentukan kondisi perekonomian di resesi?

Jika kita mau mendefinisikan sebuah kawasan itu resesi atau depresi, ataupun recovery, atau boom itu kan sebetulnya kita mau melihat bentuk dari business cycle.

Itu kan kalau perekonomian medium turun namanya resesi, kalau dalam bawah namanya depresi, kalau perekonomian naik ke atas namanya recovery , sedangkan pada waktu perekonomian di atas namanya boom . Serta itu kan bentuknya seperti kurva sinus.

Nah, business cycle ini kan adalah suatu vokabuler yang kerap dipakai di usaha terutama di sektor industri keuangan untuk menentukan fluktuasi dari perekonomian. Sekarang untuk menentukan dia sedangkan naik atau turun, kita harus melihat tren strukturalnya. Pada masa kita mau melihat tren struktural, kita harus membuang elemen-elemen dengan sifatnya musiman atau seasonal dan bagian yang acak.

Jadi sebuah data pertumbuhan ekonomi berisi dari 3 komponen. Komponen struktural, komponen musiman, dan komponen sewenang-wenang. Komponen musiman itu misalnya musim Imlek, musim sekolah, musim libur, musim haji, musim Natal, musim panen, musim hujan. Musim-musim itu bisa menambah atau mengurangi struktur besarnya. Sementara untuk komponen sebarang misalnya tiba-tiba ada kerusuhan sesuai demo omnibus law yang membina kerugian karena kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan. Ada juga faktor acak yang menambah seperti Asian Games, itu kan sekali 5 tahun serta kebetulan Indonesia dapat jadi tuan rumah.

Kalau kita ingin melihat tren yang benar, kita harus membuang faktor musiman dan faktor acaknya itu. Buat melihat struktur perekonomian kita tersebut seperti apa gerakannya, sehingga sungguh-sungguh ditentukan oleh produksi dan penggunaan dan keterkaitan keduanya.

Jadi kalau kita mengacu ke definisi dengan baku, kita sebetulnya sudah berada dalam zona resesi di kuartal 1 2020

Nah jadi busines cycle tersebut harus dilihat semacam itu, menghilangkan ciri musiman dan acak. Ada cara yang namanya seasonal adjustment . Dalam kuliah statistik sih itu dipelajari. Lalu kemudian kita melihat output sebuah kuartal dengan kuartal sebelumnya. Periode sebelumnya ya, bukan periode yang persis di tahun sebelumnya. Jadi Q2 dibandingkan Q1, Q3 dibandingkan Q2, Q4 dibandingkan Q3 bukan Q3 2020 dibandingkan Q3 2019.

Kita hanya boleh mengumpamakan kuartal ke kuartal kalau faktor musiman dan acaknya sudah dibuang. Jadi kita membandingkan data struktural dengan data struktural. Itu merupakan terminologi dan konsep baku di menghitung business cycle yang di dalamnya konsep resesi.

Jika memakai perhitungan seperti itu Indonesia sebenarnya sudah mengalami pertumbuhan -0, 52% di kuartal 4 2019, kita mengalami lagi pertumbuhan negatif di kuartal 1 2020 masa kita masih positif YoY.

Sehingga kalau dua kala berturut-turut negatif quarter on quarter seasonally adjusted, maka diklaim jadi resesi. Jadi kalau kita mengacu ke definisi yang baku, kita sebetulnya sudah berada dalam kawasan resesi di kuartal 1 2020. Kuartal 2 2020 itu kita yang kedua kalinya mengalami pertumbuhan negatif. Kalau di kuartal 3 negatif lagi berarti itu kuartal yang ke 4 berturut-turut.

Saya menduga kita mau mengalami pertumbuhan negatif juga di kuartal 4 2020 dan kuartal 1 2021 dengan perhitungan quarter on quarter seasonally adjusted . Dan dugaan tersebut saya ambil dari leading indicator dengan saya lihat.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menghadirkan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih berasaskan perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa dimanfaatkan berbelanja di KONTAN Store.

Benny Tjokro Dituntut Penjara Seumur Tumbuh

0

Berita Bisnis

Kamis, 15 Oktober 2020 | 21: 38 WIB

ILUSTRASI. Terdakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro (kanan) pada sidang lanjutan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (7/9/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Sidang kasus korupsi dalam PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) balik digelar, Kamis (15/10), dengan skedul pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa, yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat.

Jaksa di dalam sidang yang berlangsung di tempat Prof. Dr. H M. Hatta Ali, SH MH Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat itu, menuntut Benny Tjokro dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

Ini Artikel Spesial

Hanya secara berlangganan Rp 10. 000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

ATAUPUN

Reporter: Yuwono Triatmodjo
Editor: Yuwono triatmojo

1. 37%

-70, 95

1. 68%

-13, 40

14. 760

-0, 14

Berita Terbaru Bisnis

Langka lego saham-saham ini saat IHSG menguat, Rabu (14/10)

0

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Ruang Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0, 85% atau terbang 43, 52 poin ke status 5. 176, 09 pada perdagangan Rabu (14/10).

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak dari level terendah 5. 125, 04 ke level tertinggi 5. 177, 92.

Mengutip petunjuk RTI, tujuh dari 10 sektor menghijau. Antara lain, sektor profesional menguat paling tinggi 3, 72%. Kemudian sektor infrastruktur naik satu, 69% dan sektor perdagangan meluncur 1, 46%.

Tatkala sektor konstruksi turun 0, 92%. Disusul sektor perkebunan turun 0, 36% dan sektor barang-barang konsumsi turun 0, 14%.

Baca Juga: IHSG melesat, saham-saham itu banyak dikoleksi asing, Rabu (14/10)

Total bagian perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 14, 43 miliar dengan nilai transaksi Rp 12, 16 triliun. Sebanyak 213 saham naik dan 217 saham mendarat. Sedangkan 161 saham lainnya kondominium.

Investor asing memburu saham-saham perbankan big cap. Langka membukukan net buy Rp 39, 54 miliar di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler aneh juga mencatat net buy Rp 61, 64 miliar.

Kendati demikian, investor asing serupa membukukan net sell terhadap sebesar saham berikut.

Asing paling banyak melepas saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 62, 2 miliar. Kendati dilepas asing, tapi saham TOWR ditutup flat di level Rp 1. 030 per saham. Mutlak volume perdagangan saham TOWR menyentuh 357, 9 juta dengan poin transaksi Rp 371, 4 miliar.

Asing juga membiarkan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 56, 0 miliar. Saham UNTR ditutup turun sedikit 0, 11% ke Rp 22. 475 per saham. Total bagian perdagangan saham UNTR mencapai 5, 1 juta dengan nilai transaksi Rp 115, 7 miliar.

Baca Serupa: IHSG diprediksi terkoreksi pada Kamis (15/10), simak pemicunya

Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) juga dilepas asing Rp 34, 5 miliar. Kendati dibuang asing, tapi saham SMRA menguat 4, 00% ke RP 650 per bagian. Total volume perdagangan saham SMRA mencapai 106, 1 miliar.

Berikut 10 saham memutar banyak dilepas asing pada perniagaan Rabu:

INFAK, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah vitalitas kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai pemberian yang bisa digunakan berbelanja pada KONTAN Store.

Bank syariah BUMN bakal merger, berikut prospeknya menurut analis

0

Reporter: Sinar Qolbi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Pemerintah akan menggabungkan tiga bank syariah BUMN, yaitu PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri menjadi satu entitas. Proses merger ini dimulai Selasa (13/10) dengan penandatanganan conditional merger agreement .

Selanjutnya, pemerintah akan mengurus perizinan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ke pasar simpanan. Kemudian, pada minggu ketiga Oktober, pemerintah bakal melangsungkan announcement plan penyatuan, sementara legal merger diperkirakan perdana terjadi pada Februari 2021.

Pelaku pasar menerima positif penggabungan ini. Pada perniagaan Selasa (13/10), harga saham BRIS melesat 25% ke level Rp 1. 125 per saham. Berlaku 77. 579 kali transaksi dengan melibatkan 915, 49 juta bagian senilai Rp 989, 48 miliar. Seperti diketahui, BRIS akan menjelma induk dari penggabungan bank syariah ini.

Baca Juga: OJK dukung rencana merger bank syariah BUMN

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama menilai, konsolidasi bank syariah BUMN tersebut akan berdampak positif kepada bisnis bank syariah BUMN & bagi perekonomian Indonesia. Terlebih teristimewa, prospek perbankan syariah memang masih cukup cerah dan ruang ekspansinya cukup terbuka lebar.

“Konsolidasi tersebut diharapkan mampu memajukan kekuatan perbankan syariah dari jurusan aset sehingga dapat menjadikan perbankan syariah tersebut menjadi perbankan syariah terbesar di Indonesia bahkan Asia, ” tutur Oke saat dihubungi Kontan. co. id, Selasa (13/10).

Penggabungan ini pula berdampak positif, terutama bagi emiten yang menjadi induk dari bank syariah tersebut karena dapat memajukan kontribusi dari luar pasar bank konvensional. Penggabungan ini tidak menganjurkan efek negatif pada bank naif karena sejauh ini masing-masing rekan sudah memiliki segmentasinya sendiri.

Bernada serupa, Analis Kebaikan Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, penggabungan ini dapat memajukan sisi fundamental perusahaan, baik lantaran modal dan pendapatan ke depannya. Dengan begitu, ia menilai kemajuan harga saham saat ini pas wajar.

“Hanya sekadar perlu diperhatikan karena kenaikan makna saham yang signifikan juga tak sehat, ” ungkap dia. Taat Chris, pelaku pasar bisa menunggangi momentum jangka pendek dengan adanya merger ini.

Okie merekomendasikan investor untuk hold BRIS secara target harga Rp 1. 180 per saham. “Karena kenaikan sejak BRIS ini sudah cukup istimewa, sehingga rekomendasi buy kami perbaikan menjadi hold , ” ujar dia.

Meskipun masih ada potensi kenaikan, Okie mengimbau investor untuk waspada seiring adanya potensi aksi jiplak keuntungan karena ekspektasi pelaku pasar yang cukup tinggi.

Chris menambahkan, BRIS cukup mengakui dengan nilai buku yang masih cukup murah dibanding dengan bank syariah yang sudah tercatat pada BEI, yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS). Chris menyarankan buy BRIS dengan harga Rp 1. 400 per saham.

Ia juga merekomendasikan buy BTPS dengan target harga Rp 4. 000 per saham. Sementara target nilai Okie untuk BTPS adalah Rp 4. 500. Menurut Okie, harapan BTPS juga tergolong menarik bersamaan dengan potensi perkembangan bank syariah di Indonesia.

DONASI, Sanggup Voucer Gratis!

Sokongan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang bernas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai donasi dengan bisa digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.

Buatan batubara Delta Dunia Makmur (DOID) capai 3, 7 juta ton pada Agustus 2020

0

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan volume produksi batubara sebesar 3, 7 juta ton pada Agustus 2020. Jumlah tersebut mendarat 18% secara tahunan (yoy) dari produksi batubara pada Agustus 2019.

“Hal ini berlaku seiring terus melemahnya pasar dengan keseluruhan yang berkepanjangan, sehingga memajukan pelanggan untuk berproduksi pada tingkat yang lebih lambat, ” sekapur Head of Investor Relations Delta Negeri Makmur Regina Korompis kepada Langsung. co. id, Senin (12/10).

Di sisi lain, volume produksi pemindahan lapisan penutup atau overburden removal (OB) DOID yang dikerjakan melalui anak usahanya, PT Gundukan Makmur Mandiri Utama (BUMA) sejumlah 20, 1 juta bank cubic meter (bcm) di Agustus 2020.

Jumlah ini pun turun 43% dibandingkan realisasi pengupasan lapisan pada periode yang sesuai tahun sebelumnya.

Baca Juga: Anak usaha diperkirakan sulit bayar obligasi, ini kata Delta Negeri Makmur (DOID)

Regina menegaskan, target dan arahan operasional DOID untuk setahun penuh ini bergantung pada harga batubara. Hanya saja, Regina mengatakan DOID, anggota indeks Kompas100 ini, memberi panduan untuk belanja modal ataupun capital expenditure (capex), yang dipastikan berada di bawah US$ 50 juta untuk tahun ini.

Untuk diketahui, DOID tercatat telah menandatangani lembar persyaratan untuk sambungan kontrak dengan PT Berau Coal hingga tahun 2025 mendatang. Selain itu, perusahaan juga telah mendapatkan proyek infrastruktur dengan Bayan group. Regina menegaskan, selain kedua order ini, DOID masih dalam proses untuk mencari proyek lain.

“Belum ada proyek asing, semuanya sedang berjalan, ” pungkas Regina.

Per semester I-2020, DOID mengantongi pendapatan suci sebesar US$ 352, 09 juta, turun 19, 58% secara tahunan. Sebanyak US$ 173, 67 juta atau 49% dari total pendapatan DOID berasal dari PT Berau Coal, disusul oleh pendapatan sejak PT Adaro Indonesia (AI) sebesar US$ 41, 44 juta (12%), dan PT Kideco Jaya Gede senilai US$ 28, 75 juta atau 8% dari total pendapatan DOID.

Selain itu, DOID juga membukukan kerugian senilai US$ 7, 86 juta, berbanding terbalik dari capaian pada semester I-2019 dimana emiten kontraktor batubara ini masih mendulang laba bersih senilai US$ 4, 06 juta.

Ke depan, DOID masih akan berfokus pada keefisienan, yang merupakan kunci untuk meningkatkan kinerja di tengah lemahnya makna batubara. Pada perdagangan hari ini, saham DOID ditutup bergeming pada level Rp 236 per saham.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan berguna.

Sebagai ungkapan terimakasih tempat perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Pemerintah akan bentuk badan percepatan penyelenggaraan perumahan

0

Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. DPR telah mengesahkan RUU cipta kerja menjadi UU cipta kerja di dalam 5 Oktober lalu. Salah utama poin dalam UU ini merupakan pembentukan Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembentukan BP3 untuk mempercepat penyelenggaraan perumahan, termasuk menolok dana konversi hunian berimbang untuk membangun rusun umum di perkotaan.

“Pembentukan institusi ini sebetulnya sudah diamanahkan dalam UU 1/2011 (tentang perumahan dan kawasan permukiman) dan UU 20/2011 (tentang rumah susun), sekarang diperkuat dengan UU Cipta Kerja serta disesuaikan tugas dan fungsinya buat percepatan penyelenggaraan pembangunan rumah bangsa berpenghasilan rendah (MBR), ” sekapur Khalawi kepada Kontan. co. id, Minggu (11/10).

Khalawi mengatakan, pembentukan BP3 ini tidak menggantikan fungsi Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). “Ya enggaklah, Perumnas itu kan perum (komersil) bukan badan, ” cakap dia.

Khalawi mengutarakan, saat ini pemerintah tengah mengatur Peraturan Presiden (Perpres) Pembentukan Lembaga Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Khalawi berharap, dengan adanya BP3 maka penyelenggaraan perumahan semakin baik & pembangunan perumahan untuk MBR semakin masif. “Dan dapat menyelesaikan backlog perumahan, ” ujar Khalawi.

Baca Juga: Indonesia Property Watch tutur BP3 baiknya berada langsung di bawah presiden

Sebagai informasi, dalam salinan UNDANG-UNDANG cipta kerja yang diterima Kontan, salah satu UU yang direvisi pada UU cipta kerja adalah UNDANG-UNDANG nomor 1 tahun 2011 mengenai perumahan dan kawasan permukiman. UNDANG-UNDANG cipta kerja menambahkan satu BAB pada UU 1/2011 yakni PERKARA IXA tentang Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3).

PERKARA IXA BADAN PERCEPATAN PENYELENGGARAAN PERUMAHAN

Pasal 117A

(1) Untuk mewujudkan logistik rumah umum yang layak & terjangkau bagi MBR, Pemerintah Was-was membentuk badan percepatan penyelenggaraan perumahan.

(2) Pembentukan awak percepatan penyelenggaraan perumahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan buat:

a. mempercepat penyediaan rumah umum;
b. menjamin bahwa rumah umum hanya dimiliki dan dihuni oleh MBR;
c. menjamin tercapainya asas kebaikan rumah umum; dan melaksanakan berbagai kecendekiaan di bidang rumah umum & rumah khusus.

(3) Badan percepatan penyelenggaraan perumahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ada fungsi mempercepat penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman.

(4) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (3), badan percepatan penyelenggaraan perumahan bertugas:

a. melakukan upaya percepatan pembangunan perumahan.
b. melaksanakan tata dana konversi dan pembangunan panti sederhana serta rumah susun ijmal
c. melakukan koordinasi di proses perizinan dan pemastian kepatutan hunian.
d. melaksanakan penyediaan tanah bagi perumahan.
e. melaksanakan pengelolaan rumah susun ijmal dan rumah susun khusus beserta memfasilitasi penghunian, pengalihan, dan pemanfaatan;
f. melaksanakan pengalihan kepemilikan rumah umum dengan kemudahan dengan diberikan oleh pemerintah.
g. menyelenggarakan koordinasi operasional lintas zona, termasuk dalam penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum;
h. melakukan pengembangan hubungan kerjasama di bidang rumah susun dengan berbagai instansi di dalam dan pada luar daerah

Baca Juga: Sudah koordinasi dengan pemerintah sentral, Jakarta akan kembali ke PSBB transisi

Bab 117B

(1) Awak percepatan penyelenggaraan perumahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117A terdiri berasaskan:

a. unsur pengasuh;
b. unsur pelaksana; &
c. unsur pengawas.

(2) Unsur pengawas sama dengan dimaksud pada ayat (2) tulisan c berjumlah 5 (lima) karakter yang proses seleksi dan pemilihannya dilakukan oleh DPR.

(3) Pembentukan badan percepatan penyelenggaraan perumahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Presiden.

(4) Unsur Pengasuh, unsur pelaksana, dan unsur pengawas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Baca Pula: UU Cipta Kerja Disahkan DPR

SOKONGAN, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah sifat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai sedekah yang bisa digunakan berbelanja dalam KONTAN Store.

BPBD DKI: Banjir meredam 2 RT di Jakarta Timur

0

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Banjir merendam sedikitnya 2 RT dalam kawasan DKI Jakarta akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (10/10/2020) sore.

Bersandarkan keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir menggenangi dua RT dalam Kalisari, Jakarta Timur dengan ketinggian 10 sampai 30 centimeter.

“2 RT di Jakarta Timur di Kalisari dengan ketinggian 10 sampai 30 centimeter, ” Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Insaf dalam keterangannya, Sabtu.

Menyuarakan Juga: BMKG: Ketaknormalan iklim La Nina sedang berkembang

Selain itu, dua ruas jalan di Jakarta Timur juga tergenang yakni Bulevar Kalisari III, Kelurahan Kali Pati, Kecamatan Kalisari dan Jalan Gerbang Sari Dalam III, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung.

Masing-masing ruas jalan itu tergenang dengan ketinggian air 10 centimeter. Meski demikian, hingga Sabtu pukul 19. 00, belum dilaporkan adanya warga yang mengungsi akibat banjir tersebut. Sementara, kini hujan sedang terus mengguyur DKI Jakarta & sekitarnya. (Cynthia Lova)

Artikel ini telah tayang pada Kompas. com dengan judul “Hujan Deras Sejak Sore, Genangan Tirta Mulai Muncul di Jakarta Timur”,

Editor: Yudho Winarto