Penyerapan anggaran masih mini, realisasi insentif pajak baru 23, 98% dari pagu

0
178

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN. CO. ID –┬áJAKARTA. Penyerapan perkiraan insentif pajak masih mini. Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan, hingga 1 April 2021 realisasi insentif retribusi dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 sebesar Rp 14, 02 triliun.

Pencapaian itu baru menyerap 23, 98% dari total pagu taksiran sebesar Rp 58, 47 triliun. Adapun, total realisasi insentif pajak tersebut telah dialokasikan ke dalam enam program dengan persentase penyerapan yang berbeda-beda dari masing-masing pagu jenis insentif.

Prima, pajak penghasilan (PPh) Bab 21 ditanggung pemerintah (DTP) telah terserap 10, 55%. Kedua, PPh Final UMKM DTP sebesar 16, 67%. Ketiga, pembebasan PPh 22 Impor sebanyak 18, 8%.

Baca Juga: BI yakin ekonomi kuartal II-2021 tumbuh hingga 7%, didukung ekspor dan provokasi

Keempat, pengurangan angsuran PPh Pencetus 25 sebanyak 35, 67%. Kelima, penurunan tarif PPh Badan mencapai 52, 37%. Keenam, pengembalian pendahuluan pajak pertambahan nilai (PPN) dengan baru 7, 9%.

Selain enam dorongan tersebut terdapat pula diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan bermotor dan potongan PPN buat properti. Namun, dua dorongan ini belum terlaporkan walaupun sudah berlaku sejak Maret lalu.

Jadi info, masa berlaku insentif pajak dalam PEN 2021 berlaku hingga masa pajak Juni 2021 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9/PMK. 03/2021 tentang Insentif Pajak buat Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Setali tiga uang, setidaknya terdapat sisa anggaran insentif pajak buat tiga masa pajak ke depan sebesar Rp 44, 45 triliun.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Kamu akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel dengan berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih arah perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi dengan bisa digunakan berbelanja pada KONTAN Store.