Xi Jinping: China tidak melacak hegemoni dan perlombaan senjata

0
85

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN. CO. ID awut-awutan BOAO. Presiden China XI Jinping menegaskan kembali pentingnya keseimbangan bagi seluruh umat manusia dalam pidatonya di Boao Forum for Asia hari Selasa (20/4).

Xi juga menegaskan, China tidak memiliki niat untuk meraih hegemoni hingga berjuang melalui perlombaan senjata.

Dalam kesempatan tersebut, seperti dikutip Reuters , Xi mengatakan, sistem tadbir global harus dibuat bertambah adil. Ia berharap, preskripsi yang ditetapkan oleh satu negara atau beberapa negara tidak dapat diterapkan dalam negara lain.

“Membangun penghalang dan memerosokkan pemisaan akan merugikan orang lain dan tidak menguntungkan siapa pun, ” sirih Xi.

China telah sejak lama menginginkan reformasi pemerintahan global, pada mana perspektif dan jumlah dari banyak negara tercermin, bukan hanya beberapa negeri besar saja.

Baca Serupa: Serang balik China, Taiwan incar rudal jelajah jarak jauh dengan diluncurkan dari udara

China dengan saat ini bisa dibilang sebagai salah satu gaya besar global, telah berulang kali pula terlibat pergantian dengan rivalnya Amerika Serikat. Untuk China, AS dianggap terlalu sering ikut campur di dalam masalah negara lain, berangkat dari urusan ekonomi, pertahanan, hingga hak asasi bani adam.

Beberapa tahun belakangan China merasa maka korban dari upaya GANDAR untuk memperluas hegemoninya. Perang dagang, sengketa Laut China Selatan, hingga kasus HAM di Xinjiang merupakan kurang titik singgungan kedua negeri.

Secara tegas Xi mengatakan, dunia zaman ini membutuhkan keadilan, tidak hegemoni dari satu ataupun beberapa negara berkuasa.

“Dunia menginginkan kesamarataan, bukan hegemoni. Sebuah negeri besar harus terlihat semacam negara besar dengan menunjukkan bahwa ia memikul bertambah banyak tanggungjawab, ” membuka Xi, seperti dikutip Reuters .

Baca Juga: China beri warning ke GANDAR dan Jepang: Jangan ganggu urusan dalam negeri China