Kios Sederhana dengan Banyak Stoples Isi Topping Bikinan Sendiri

0
111

Sumber: Tabloid Kontan | Editor: Hendrika

KONTAN. CO. ID –

Tak ada dengan menyangka bila kios kecil berukuran tidak lebih dari 3 meter x 3 meter milik Ko Acia itu mampu menghasilkan omzet setidaknya Rp 8 juta per hari. Kesegaran es campur racikan Ko Acia memang membuat siapa saja yang pernah mencicipi tergerak untuk datang lagi.

“Sejak buka dalam Jakarta, ya di sini kios saya, ” sebutan Ko Acia. Lelaki berambut cepak ini hijrah ke Jakarta dari Pontianak tarikh 1980. Di tahun itu juga dia langsung menelungkupkan usaha es campur. Paham, di kota asalnya, sejak tahun 1975 Ko Acia memang sudah berjualan es campur.

Kios kecil itu hanya menyimpan tiga kursi panjang buat sembilan konsumen. Uniknya, meja raciknya sangat besar & penuh. Bagimana tidak, seluruh bahan baku es campur ada di meja racik itu. Setidaknya ada dua panci besar berisi kacang merah dan kacang hijau. Ada lima stoples berukuran besar berisi aneka topping kolang-kaling, agar-agar, selasih, cendol, cincau, dan sari kelapa. Deretan stoples besar inilah yang bikin menarik kedai Ko Acia.

Sekalipun daya tampung kedai es campur ini terbatas, antrian duduk tak mau panjang. Selain ada kedudukan tambahan, kebanyakan pembeli mengambil es untuk dibawa kembali. Apalagi sejak Ko Acia membuka layanan pesan mengiringi melalui aplikasi.

Sekalipun ramai pesanan, periode tunggu untuk bisa menikmati semangkok es campur Ko Acia tak akan lama. Sebab, Ko Acia cuma butuh waktu 3 menit saja untuk menyajikan semangkok es campur.